Agussyah Ramadani Damanik. Foto Istimewa

Medan-Intainews.com:Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan menetapkan 1.621.917 pemilih pada Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 2 dalam papat pleno terbuka di Aula KPU Medan, Jalan Kejaksaan No 37, Medan, Sumatera Utara Senin 12 November 2018.

“Menetapkan DPTHP-2 Pemilu 2019 dengan jumlah pemilih sebanyak 1.621.917 dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 794.080 pemilih dan pemilih perempuan berjumlah 827.837 pemilih,” kata Ketua KPU Medan Agussyah Ramadani Damanik saat membacakan berita acara rapat pleno terbuka rekapitulasi dan [enetapan DPTHP-2.

Dalam rekapitulasi DPTHP-1 terdapat jumlah pemilih baru sebanyak 66.330 orang dengan rincian laki-laki berjumlah 31.004 pemilih dan perempuan 35.326. Dari jumlah pemilih baru tersebut terdapat 14.740 pemilih yang dianggap tidak memenuhi syarat dengan rincian laki-laki 7.502 pemilih dan perempuan 7.238 pemilih.

Semua data yang direkapitulasi sudah di-input dalam sistem informasi data pemilih (Sidalih). Meskipun ada beberapa kendala teknis dalam pengerjaannya, berkat supervisi dan monitoring KPU Medan akhirnya dapat teratasi dengan baik.

Komisioner KPU Medan, koordinator divisi perencanaan, data dan informasi Nana Miranti mengakui ada penambahan pemilih dalam penetapan DPTHP-2 yang berjumlah 1.621.917 pemilih jika dibandingkan dengan yang ditetapkan dalam DPTHP-1 sebelumnya sebesar 1.570.327 pemilih. Total penambahan 51.590 pemilih yang diambil dari jumlah pemilih baru sebanyak 66.330 jiwa dikurangi jumlah pemilih tidak memenuhi syarat 14.740 jiwa.

“Sejumlah 66.330 pemilih baru itu berdasarkan data GMHP (Gerakan Melindungi Hak Pilih) yang masuk dan DP4 non DPT yang menjadi rekomendasi Kemendagri serta laporan masyarakat. Setelah dicoklit secara terbatas hasilnya 14.740 diantaranya tidak memenuhi syarat,” terang Nana.

Hadir dalam kegiatan tersebut Komisioner KPU Medan Edy Suhartono, M Rinaldi Khair, Nana Miranti dan Zefrizal. Lalu Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan Payung Harahap, Muh Fadly dan Muhammad Taufiqurrohman Munthe. Perwakilan dari partai politik serta unsur musyawarah pimpinan daerah (Muspida). *Inc 11