Nias Selatan-Intainews.com:Pesta budaya Ya’ahowu Nias Festival (YNF) akan digelar tanggal 16 – 20 November 2018 di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.

Warga diajak mau meluangkan waktu untuk menyaksikan acara pertunjukkan warisan budaya Ono Niha dari leluhur di Pulau Nias. Hal tersebut disampaikan Bupati Nias Selatan DR Hilarius Duha,SH,MH dalam rilis pers yang dikirimkan kepada media, Senin 15 Oktober 2018.

Bupati Nias Selatan memperkirakan jika atraksi budaya tahunan tersebut akan mendatangkan ribuan wisatawan lokal, luar daerah maupun mancanegara. “Pelaksanaan YNF adalah bagian dari kegiatan untuk mencapai target 1 juta wisatawan yang datang ke Pulau Nias tahun 2024, sesuai yang dicanangkan pemerintah pusat melalui Kementrian pariwisata,” ungkapnya.

Pemkab Nias Selatan menurut dia tidak akan menyia nyiakan kesempatan, dan panitia bersama pemangku kepentingan yang ada di Kepulauan Nias akan bahu membahu. Karena kegiatan YNF menjadi modal utama Kepulauan Nias menjadi daerah otonomi baru menuju Provinsi Kepulauan Nias.

“Festival ini adalah ajang pertunjukan kebudayaan yang menjadi identitas “Ono Niha” yang ada di empat Kabupaten dan satu Kota di Kepulauan Nias, sehingga saya ajak semua ono niha yang ada dimanapun menjadi tuan rumah, terutama yang kini tinggal di daratan Pulau Nias atau pulau pulau yang ada di Kepulauan Nias,” ajaknya.

Wakil Bupati Nias Selatan atau ketua panitia YNF Sozanolo Ndruru juga mengaku jika YNF digarap secara serius dan profesional, bahkan menjanjikan pagelaran YNF tahun ini memberikan yang terbaik, dan beda dengan festival festival yang digelar sebelumnya.

Mata acara sebagian digelar di pantai sorake serta di desa Bawamataluo, dan acara kebudayaan disaksikan di lapangan Orurusa Teluk Dalam, Nias Selatan, Sumatera Utara. Tujuannya adalah untuk membuktikan Nias tidak kalah indah dari Bali, Lombok dan daerah wisata lainnya yang ada di Indonesia.

Selain itu, pada pembukaan, pengunjung akan dihibur dengan atraksi 100 pelompat batu yang melompat secara simulan dalam berbagai gaya serta tari perang kolosal yang diikuti 600 penari. Pada kesempatan yang sama, Kadis Pariwisata Nias Selatan atau sekretaris panitia Anggreani Dachi memberitahu jika panitia telah menyiapkan penginapan yang diubah jadi homestay di Nias Selatan.

Bagi yang tidak dapat penginapan di Nias Selatan, dia memgatakan jika hotel hotel di Kota Gunungsitoli telah disiapkan, dari Kota Gunungsitoli ke Nias Selatan bisa ditempuh menggunakan sepeda motor atau mobil dengan waktu tempuh dua jam perjalanan. Untuk Diaspora Nias dimanapun, Anggreani memberikan undangan secara khusus agar mau datang dan ikut rapat kegiatan agar bisa memberi masukan dan saran kepada panitia. *Inc-12