Walikota Binjai, Sekum MUI dan Ketua MUI Binjai bersama mahasiswa PTKU angkatan kedua

Binjai-Intainews.com:Sekertaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsu Sumatera Utara Ardiansyah menyebutkan Kota Binjai kembali membuat sejarah.
“Pendidikan kader ulama yang dilakukan selama tiga tahun secara gratis untuk kabupaten dan kota di Indonesia hanya ada di kota Binjai,” katanya. Binjai merupakan kota di Indonesia yang punya pendidikan kader ulama selama tiga tahun untuk tingkat provinsi.

Hal itu dikatakannya saat memberikan kuliah umum pada kuliah perdana Perguruan Tinggi Kader Ulama (PTKU) diselenggarakan DP MUI Kota Binjai, Selasa, 4 September 2018, di Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara.

Binjai, ujar Ardiansyah, tetap sebagai kota sejarah dalam peningkatan agama Islam. MTQ pertama di Indonesia juga cikal bakalnya dari Binjai. Kemudian Binjai juga punya ulama  sebagai penerjemah tafsir al quran. “Kehadiran Pendidikan Kader Ulama saat ini sangat strategis di saat dekadensi moral bangsa Indonesia sudah sangat luar biasa. Masalah narkoba bahkan ada orang terhormat terlibat,” tuturnya.

Dia melanjutkan, ulama selama ini hanya dijadikan suluh, sekarang harus menjadi pelita menunjukkan umat agar tidak sesat. Sekum MUI Provinsi Sumut mengingatkan jangan hanya belajar dari grup WA yang tidak bisa dialog. Bertemanlah dengan guru dapat memberikan solusi membawa jalan keimanan dan ketaqwaan.

PTKU yang dipelopori MUI Kota Binjai menunjukkan kekuatan civil. Kelahiran pendidikan kader ulama oleh MUI merupakan program yang memecah kerisauan akan langkanya ulama di Indonesia,” tukas Walikota Binjai HM Idaham.

Ketua MUI Binjai HM Jamil,MA menjelaskan, kader ulama yang dididik tiga tahun pada tahun kedua nantinya diwajibkan mempergunakan bahasa arab dan bahasa Inggris. Mahasiswa PTKU selama tiga tahun diasramakan di gedung baru PTKU Jalan AR Hakim, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara.

Kuliah perdana PTKU-MUI Binjai dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren Darul Mursyid, Tapsel, Ketua DPRD Binjai H Zainuddin Purba, Kapolres Binjai, Kepala Kemenag Binjai, Prof H Syamsul Arifin dan Dr Effendi de Lux. * Inc-08.