Komunitas muslim Zhangjiakou di Zhangbei, Provinsi Henan, China, memberikan sumbangan sebesar 5.000 yuan untuk penanggulangan wabah virus corona di Wuhan, Provinsi Hubei. (ANTARA/HO-Qingzhenguyun/mii)

Dampak wabah virus corona di daratan China dilaporkan terus meningkatm diberitakan saat ini menjadi 1.868 orang, atau naik 98 dari hari sebelumnya, menurut Komisi Kesehatan Nasional pada Selasa.

Provinsi Hubei di China tengah, episentrum virus corona, melaporkan 93 kematian baru, sementara di Ibu Kota Provinsi Wuhan terdapat 72 lagi korban meninggal.

Kasus baru terkonfirmasi COVID-19, nama resmi virus corona, di Wuhan mencapai 1.600 kasus, turun dari 1.690 pada Minggu.

Di seluruh daratan China tercatat 1.886 infeksi baru terkonfirmasi pada Senin, menambah total hingga saat ini menjadi 72.436 kasus.

Dikutip dari Kantor Berita Antara disebutkan, mayoritas kematian baru pada Senin terjadi di Ibu Kota Provinsi Hubei, Wuhan, yang diyakini sebagai lokasi awal munculnya virus corona.

Sebelumnya diberitakan, Provinsi Hubei di China, pusat wabah virus corona, terdapat 1.933 kasus serta 100 kematian baru pada 16 Februari, demikian otoritas kesehatan, Senin.

Provinsi tersebut dituding gagal menangani wabah cukup awal sehingga memungkinkan penyebaran virus. Akibatnya, para pimpinan Partai Komunis di Hubei serta di Wuhan dipecat.

Pada Minggu Hubei mengumumkan langkah baru yang ketat guna mengekang wabah tersebut, dengan memerintahkan pemblokiran jalan bagi semua kendaraan pribadi di kota dan memberi tahu desa serta distrik perumahan kota untuk secara ketat mengendalikan pergerakan masyarakat. Ant