Suasana setelah 2 remaja Palaestina ditembak tentara Israel

Gaza-Intainews.com:Pembunuhan dilakukan tentara Israel terhadap warga Palestina belum juga berhenti. Dua remaja Palestina dihadang oleh Israel dalam bentrokan baru di sepanjang perbatasan Gaza pada Jumat 6 September 2019.

Kementerian Kesehatan Otoritas Palestina di Gaza menyebut dua remaja itu tewas ditembak tentara Israel di daerah kantong warga Palestina yang dikuasai Hamas. Seorang remaja yang tewas bernama Ali al-Ashqar berusia 17 tahun.

“Ia ditembak di leher oleh tentara Israel di sepanjang pagar perbatasan timur Jabalia di Gaza utara,” kata seorang juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina dilansir AFP, Jumat [7/9]. Remaja kedua tewas ditembak di area perut, di timur Kota Gaza, lanjut jurubicara itu. Remaja yang tewas itu dikenal sebagai Khaled al-Rabaee, berusia 14 tahun.

Dihubungi oleh AFP, tentara Israel menolak mengomentari keadaan di sekitar salah satu kematian itu. Namun dalam sebuah pernyataan, dikatakan sekitar 6.200 “perusuh dan demonstran” telah berkumpul di lokasi-lokasi di sepanjang perbatasan.

Para pengunjuk rasa menyerukan agar Israel mengakhiri pengepungan yang melumpuhkan kehidupan warga Gaza serta menuntut hak untuk kembali ke tanah tempat keluarga mereka melarikan diri pada tahun 1948, yang sekarang berada di dalam Israel.

Israel mengatakan mengembalikan tanah itu sama artinya dengan kematian negara Yahudi dan menuduh penguasa Islam Hamas di Gaza menggunakan protes sebagai kamuflase serangan. Setidaknya 308 warga Palestina telah tewas oleh tembakan Israel di Gaza sejak protes dimulai, mayoritas selama demonstrasi.

  • Bagikan berita ini