Dari hasil pemeriksaan fisik dilakukan perhitungan kerugian keuangan negara Rp 14.755.476.788.

Medan-Intainews.com:Tim Penyidik Pidsus Kejati Sumatra Utara [Kejatisu] menahan oknum Pejabat dan PNS Kantor Otoritas Bandara Wilayah II Medan Kuala Namu [KNIA]. Penahanan keduanya Selasa 15 Oktober 2019 [foto], terkait proyek pengerjaan runway, taxiway dan apron di Unit Penyelenggara Bandar Udara [UPBU] Lasondre Kecamatan Pulau-Pulau Batu Kabupaten Nias Selatan.

Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian dalam keterangan kepada wartawan membenarkan penahanan terhadap kedua personal Kantor Otoritas Bandara Wilayah II Medan Kuala Namu, yang dititipkan ke Rutan Tanjungusta Medan.

Kedua tersangka yang ditahan yakni IAF [34] selaku Kasubag Umum dan Kepegawaian pada Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan Kuala Namu yang juga Ketua Pokja pada paket pengerjaan peningkatan PCN Runway, Taxiway dan Apron di UPBU Lasondre Kecamatan Pulau-Pulau Batu Kabupaten Nias Selatan.

Juga IPR [47] PNS Otoritas Banda Udara Wilayah II selaku Pejabat Pembuat Komitmen [PPK] pada pengerjaan proyek Runway. Lebih lanjut, Sumanggar mengatakan keduanya ikut menandatangi progress pekerjaan Peningkatan Pavement Classification Number [PCN]) Runway, Taxiway, Apron dengan AC-Hotmix termasuk marking volume 45.608 Meter persegi dengan pagu anggaran Rp 27 M.

Dana tersebut bersumber dari APBN Kemenhub RI pada 2016 yang dinyatakan telah 80 persen oleh pekerja proyek yang ditandatangani Direktur II PT Mitra Agung Indonesia, AH dan Direktur PT Harawana Consultant, DCN, yang keduanya pada kasus ini sudah lebih dulu ditahan.

Karena tandatangan keduanya maka pembayaran dilakukan hingga termin IV mencapai 80 persen senilai Rp 19.847.973.127,-. Namun saat pencairan dana termin I sampai termin IV tidak melampirkan dokumen pekerjaan.

Lanjut Sumanggar setelah diperiksa oleh tim ahli Teknik Sipil dari Fakultas Teknik Universitas Bengkulu ditemukan volume pekerjaan yang terpasang hanya 20 persen dan tidak sesuai dengan yang dilaporkan PT Harawana Consultant.

Dari hasil pemeriksaan fisik tersebut dilakukan perhitungan kerugian keuangan negara oleh Kantor Akuntan Publik Pupung Heru menerangkan kerugian negara dalam peningkatan PCN Runway, Taxiway dan Apron di UPBU Lasondre Kecamatan Pulau-Pulau Batu Kabupaten Nias Selatan Tahun Anggaran 2016 adalah sebesar Rp 14.755.476.788. *Inc-04