Ketua DPC GbNN-LPRI Kota Gunungsitoli, Siswanto Laoli

Gunungsitoli-Intainews.com:Akibat maraknya Toto Gelap [Togel] di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, masyarakat meminta penegak hukum bertindak tegas dan menangkap orang di balik peredaran togel.

“Saat ini penjulan togel di Kota Gunungsitoli sudah terang terangan, bahkan sudah menggunakan kupon,” ucap Siswanto Laoli, Ketua DPC Garda Bela Negara Nusantara – Lembaga Pengawas Reformasi Indonesia [GBNN-LPRI] Kota Gunungsitoli, Rabu 9 Oktober 2019.

Dia mengatakan, togel yang beredar luas di Kota Gunungsitoli bahkan hampir di seluruh Pulau Nias diragukan keabsahannya atau tidak memiliki izin. Penegak hukum harus tegas membasmi dan menangkap siapa dalang atau orang di balik beredarnya togel tersebut untuk mencegah meningkatnya tindakan kejahatan ke depan.

“Peredaran togel di Kota Gunungsitoli bahkan di seluruh Pulau Nias akan berdampak buruk, dan dapat memicu tindak kejahatan seperti perampokan dan kekerasan dalam rumah tangga,” ujarnya.
Terimakasih Infonya…

Dari Siswanto diketahui, pernah juga togel beredar resmi di Pulau Nias, karena tindak kejahatan meningkat, maka Forum Komunikasi Pimpinan Daerah melakukan pertemuan dan meminta segera bertindak. Namun dalam beberapa minggu terakhir ini, togel kembali beredar, dan hampir di setiap kedai yang ada di Kota Gunungsitoli ditengarai sudah ada juru tulis togel.

Salah seorang juru tulis togel di Kota Gunungsitoli AT mengaku dapat imbalan 5 persen dari hasil penjualan togel di tempatnya. AT mengaku berani menjual togel karena ada oknum yang memasukkan togel kepada dia mengaku jika togel yang beredar sudah memiliki izin resmi.

Bahkan oknum tersebut memberikan kertas rekap dan buku tafsir mimpi kepada dia dan menjamin tidak akan ada yang menangkap. Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, S.Ik yang dihubungi melalui pesan singkat memgucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan. “Terima kasih infonya, dan memang sudah ada yang diamankan di Polres tadi malam,” ucapnya.*Inc-12