Gunungsitoli-Intainews.com:Dua terdakwa kasus narkotika KB dan ST dihukum 9 bulan dan 10 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Sumatera Utara, Senin 7 Oktober 2019. Keduanya diputus bersalah melanggar pasal 127 undang undang narkotika nomor 35 tahun 2009 karena menggunakan narkotika jenis sabu tanpa izin untuk diri sendiri.

Usai pembacaan putusan, ketua majelis hakim mempersilakan kedua terdakwa menempuh upaya hukum lain dengan mengajukan banding jika tidak menerima putusan hakim. Majelis hakim memberikan waktu kepada kedua terdakwa selama tujuh hari sesudah pembacaan putusan untuk memikirkan apakah melakukan banding atau tidak.

Sebelum pembacaan putusan, Ketua Majelis Hakim pada amar putusannya mengatakan jika yang memberatkan kedua terdakwa adalah tidak mengakui perbuatannya dan menggunakan narkotika tanpa izin. Sedangkan yang meringankan kedua terdakwa karena tidak pernah menjual narkotika dan menggunakan narkotika hanya untuk diri sendiri serta tidak pernah dihukum.

Sedangkan pembelaan penasehat hukum sebelumnya agar kedua terdakwa dibebaskan karena tidak terbukti bersalah dan nama baik kedua terdakwa dipulihkan, menurut ketua majelis hakim tidak berdasar atau ditolak.

Selain dihukum selama 9 dan 10 bulan penjara, kedua terdakwa dibebankan membayar biaya perkara sebesar Rp 2.000, dan barang bukti dirampas untuk dimusnahkan. Keluarga kedua terdakwa yang ditemui usia sidang putusan mengatakan masih pikir pikir apakah banding atau tidak atas putusan hakim.

Untuk diketahui, terdakwa lainnya Kri juga telah diputus bersalah sebelumnya oleh Majelis hakim dengan hukuman 10 bulan penjara. Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum sebelumnya yang menuntut ketiga terdakwa dihukum masing masing 11 bulan penjara. * Inc12