Gunungsitoli-Intainews.com:Dua terdakwa kasus narkotika ST dan KB ditangkap personel satuan Sat Narkoba Polres Nias 5 Februari 2019 hanya atas pengakuan terdakwa Kri yang terlebih dahulu ditangkap [foto].

Saat ditangkap, Polisi tidak menemukan barang bukti narkotika atau alat-alat yang berkaitan dengan narkotika kepada terdakwa ST. Hal tersebut terungkap dari pengakuan saksi Roy Silitonga yang dihadirkan jaksa penuntut umum pada sidang di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Sumatera Utara, Rabu 8 Agustus 2019.

Di hadapan ketua majelis hakim Merry Donna Pasaribu,SH,MH, saksi yang juga personel Sat Narkoba Polres Nias mengakui ikut menangkap Kri di komplek perumahan Bank Sumut Kota Gunungsitoli sekitar pukul 20.00 WIB.

Setelah digelandang ke Mapolres Nias, terdakwa Kri mengakui jika barang haram yang dia miliki akan digunakan bersama ST dan KB di Hotel Malaga milik terdakwa ST. Sehingga saksi bersama sejumlah rekannya dipimpin Kasat Narkoba Polres Nias melakukan penangkapan terhadap ST dikediamannya di Hotel Malaga sekitar pukul 23.40 WIB.

Namun pada saat penangkapan ST, tidak ada ditemukan barang bukti narkotika maupun alat-alat yang berkaitan dengan narkotika di tubuh maupun rumah ST. Roy Silitonga juga mengakui tidak ikut saat dilakukan penangkapan terhadap terdakwa KB, karena penangkapan dilakukan oleh tim lain.

Saksi lainnya yang dihadirkan oleh JPU Roy Simangunsong juga mengaku jika penangkapan ST berdasarkan keterangan atau pengakuan terdakwa Kri.

Di hadapan majelis hakim, dia mengaku ikut melakukan penangkapan terhadap terdakwa ST dan Kri pada bulan Februari 2019. Namun dia tidak tahu dimana ST ditangkap, karena kala penangkapan dia tidak ikut ke rumah ST untuk melakukan penangkapan, tetapi disuruh berjaga jaga di simpang menuju kediaman ST.

Kedua saksi juga mengakui jika dalam botol air mineral merk aqua yang disita dari terdakwa Kri terdapat plastik klep transparan yang berisi butiran kristal. Butiran kristal yang ada di dalam plastik transparan di dalam botol air mineral tidak ada bercampur atau tumpah pada air yang ada dalam botol mineral.

Usai mendengar keterangan saksi, kedua terdakwa ST dan KB dihadapan majelis membantah ada memberikan uang kepada Kri untuk membeli sabu.

ST bahkan menegaskan, saat ditangkap dikediamnnya dia sedang tidur dengan menggunakan sempak tanpa baju. Sehingga saat Polisi masuk, dia merasa terkejut dan segera masuk ke kamar mandi untuk memakai celana. Selain itu, ST mengakui jika sebelum ditangkap dia telah meminum bir dicampur dengan M150. *Inc-12