Nagan Raya-Intainews.com:Soal gugatan yang dilakukan PT Fajar terhadap T Alaidin, menurut kuasa hukumnya Said Atah SH MH [foto], di Pengadilan Negeri Nagan Raya Provinsi Aceh, tidak pas [tidak tepat sasaran].

Dikatakan Said, gugatan kepada H T Alaidinsyah secara pribadi oleh PT Fajar, karena dianggap mengambil lahan areal PT Fajar, adalah salah. Kuasa hukum ini menilai, seharusnya yang digugat pemilik lahan, sedangkan dalam hal ini T Alaidin tidak memiliki usaha perkebunan. “Pihak PT Fajar salah alamat, atau salah penempatan,” tambah Said Atah.

Luas areal yang dipersoalkan kurang lebih 200 hektar. Said Atah menceritakan, awalnya masyarakat minta bantuan untuk membuka lahan, namun tidak bisa, sebab tidak bergerak di sektor perkebunan. Namun, saat itu T Alaidin menyarankan agar dibuat kelompok tani.

Sedangkan lahannya sendiri, merupakan milik adat atau punya masyarakat. Dalam konteks ini T Alaidin cuma memberi bantuan. Demikian dijelaskan Said Atah selaku kuasa hukumnya, Senin 29 Juli 2019. Sehingga PT Fajar tidak memiliki kekuatan hukum untuk menggugat.

Sebab, salah alamat, bukan lahan T Alaidin. Gugatannya kabur, karena alasan pembebasan tidak jelas. Masyarakat mengakui tidak pernah membebaskan lahan tersebut. *Inc-09