Ratna Sarumpaet. Foto Istimewa

Jakarta-Intainews.com:Ratna Sarumpaet terbukti bersalah, sesuai Pasal 14 ayat [1] Undang Undang nomor 1 tahun 1947 karena kebohongan yang dia buat menimbulkan keonaran.

“Ratna Sarumpaet telah terbukti secara sah bersalah menyebar pemberitaan bohong. Menjatuhkan terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun,” kata Majelis Hakim Joni saat membacakan vonis di pengadilan negeri Jakarta Selatan, Kamis 11 Juli 2019.

Hukuman Hakim ini, lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum [JPU] yakin enam tahun penjara. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan [PN Jaksel] menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada aktivis Ratna Sarumpaet dalam kasus penyebaran berita bohong atau hoaks.

Usai dibacakan Hakim, Ratna kelihatan sedikit senang, karena vonis tidak sesuai dengan tuntutan yaitu 6 tahun penjara. Namun pengacara Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin sempat menyebut tuntutan 6 tahun kepada kliennya lebih berat daripada tuntutan kepada pelaku kasus korupsi.

Insank mengatakan tuntutan kepada Ratna terbilang berat, terlebih usia Ratna yang sudah menginjak 70 tahun. Sebelum menjalani sidang, Ratna Sarumpaet berharap dirinya bebas. Ratna mengatakan tidak ada bukti yang memberatkannya kebohongan yang dilakukan telah membuat keonaran.

“[Harapannya] bebas, aku kan sudah bilang enggak ada fakta yang menunjukkan aku bersalah secara hukum. Harapannya ya bebas dong, enggak ada faktanya,” ujar Ratna. Berita bohong pemukulan Ratna bermula pada Oktober 2018. Ketika itu, sejumlah politikus mengabarkan Ratna Sarumpaet dipukul sekelompok orang di Bandung, Jawa Barat. Foto-foto Ratna lebam beredar di media sosial.

Sejumlah politikus mengaku mendapat kabar penganiayaan dari Ratna. Namun, Ratna akhirnya mengaku luka lebam itu bukan disebabkan karena pemukulan melainkan operasi kecantikan. Ratna yang tergabung dalam anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mundur setelah polisi mengungkap kebohongannya. Sebagian pihak menduga ada motif politik dalam kebohongan yang dibuat Ratna. *Inc-17