Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi saat memaparkan kasus pembunuhan karyawan PTPN 4

Medan-Intainews.com:Satuan Reskrim Polres Tebingtinggi meringkus 2 remaja pembunuh Siti Aminah [49], karyawan PTPN 4 yang tewas dengan tangan terikat di rumahnya di Desa Kedai Damar Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangberdagai, Sumatera Utara.

Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi, menyebut kedua pelaku yakni AR [14] dan S [16]. Kedua pelaku yang masih berstatus pelajar itu ditangkap pada Sabtu 6 Juli 2019 pukul 01.00 WIB di rumah AR, yang tak jauh dari rumah korban.

Informasi dihimpun Intainews.com, motif pelaku awalnya ingin menguasai barang milik korban, namun ketahuan. “Mereka lalu melakukan tindakan memukul dan membekap korban sampai pingsan,” ujar Sunadi.

Usai memukul korban, kata Sunadi, timbul niat AS untuk menyetubuhi korban. Sedangkan pelaku S keluar dari rumah terlebih dahulu. “Setelah pelaku AS selesai menyetubuhi korban, pelaku keluar dari rumah korban melalui pintu depan,” tukas Sunadi.

Polisi menyita sejumlah barang bukti yang dicuri dari korban, antara lain 1 unit HP merk Vivo Y55s dan 1 unit HP LG. Lalu sebilah parang tanpa gagang, seutas kabel warna hitam, 1 buah bantal petak dengan sarung warna ungu, dan sehelai sarung warna hijau lumut.

Polisi juga mengamankan empat penadah handphone milik korban, yakni DCT ristian T, Re, Pu dan Lak. “Keempatnya juga ditahan,” sebut Sunadi. Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 338 Subsider Pasal 365 ayat (3), (4) dan Pasal 290 ke-1e dari KUHPidana, Jo UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. *Inc-04