Gunungsitoli-Intainews.com:Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Gunungsitoli hingga saat ini tidak ada menjalin kerjasama dengan Dinas Perhubungan tentang pengelolaan parkir di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara (foto).

“Kita meminta Polisi Resor Nias untuk menertibkan parkir liar dan oknum yang melakukan pungutan liar disejumlah toko di Gunungsitoli mengatasnamakan IPK Kota Gunungsitoli,” ucap Ketua DPD IPK Kota Gunungsitoli Hardi Wisma Zebua di kantor DPD IPK Kota Gunungsitoli, Jumat 7 Juni 2019.

Menurut Hardi Wisma Zebua, ada oknum mantan sekretaris PAC IPK Gunungsitoli berinisial ZPZ yang mengutip uang parkir ke sejumlah toko menggunakan stempel dan mengatasnamakan IPK.

Akibat perbuatan oknum tersebut, DPD IPK Kota Gunungsitoli keberatan dan akan menempuh jalur hukum dan akan melaporkan oknum tersebut ke penegak hukum dalam waktu dekat. “Kita sudah pernah memanggil dan menginterogasi Jpz dan dia mengakui ada mengutip uang ke sejumlah toko dengan dalil untuk biaya parkir,” terangnya.

Dari Ketua DPD IPK Kota Gunungsitoli diketahui jika dari hasil interogasi, Jpz mengakui jika dia mengelola parkir di Kota Gunungsitoli atas nama pribadi dan bekerjasama dengan Dishub Kota Gunungsitoli.

“Untuk mencegah hal ini terulang kembali, ke depan kita akan melakukan pembinaan kepada kader kader IPK di Kota Gunungsitoli agar patuh kepada aturan organisasi dan lebih mengutamakan membantu masyarakat daripada mencari keuntungan pribadi,” ujarnya.

Sebelumnya Ketua PAC IPK Gunungsitoli Zen Piter Zendrato mengakui jika sekretaris PAC IPK Gunungsitoli ada mengutip uang kepada sejumlah toko mengatasnamakan IPK. “Bulan Maret lalu kita dapat info ada oknum anggota IPK melakukan pungli, dan setelah kita telusuri ternyata benar dan dilakukan Sekretaris PAC Gunungsitoli,” ungkapnya.

Dia mengaku sebagai Ketua PAC IPK Kota Gunungsitoli tidak tahu menahu terkait hal tersebut dan tidak pernah menerima uang pengelolaan parkir dari sekretaris PAC IPK Gunungsitoli.

“Ketika kita datangi salah satu toko yang dikutip uang, kita mendapati tandaterima uang dengan stempel IPK untuk pembayaran sewa lahan parkir selama satu tahun Rp 4.800.000,” jelasnya.*Inc-12