Gunungsitoli- Intainews.com:Trimen Febrianto Harefa, SH, MH memastikan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Herman Jaya Harefa asli dan dikeluarkan oleh Polisi Resort Nias, Sumatera Utara.

“SKCK Herman Jaya Harefa kita pastikan asli dan benar dikeluarkan Polres Nias dan ditandatangani Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, S.Ik,MH,” ucapnya kepada sejumlah media, Selasa 4 Juni 2019.

Menurut dia, hingga saat ini, sebagai penasehat hukum Herman Jaya Harefa dia belum melihat adanya indikasi terjadi mal adminitrasi pada pelayanan SKCK di Polres Nias yang menimbulkan kerugian pemohon atau pengguna SKCK selama proses Pemilihan Umum di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara (foto).

“Kami menilai, pejabat atau atasan petugas baik di Satuan Intelkam, Satuan Reskrim dan Satuan Res Narkoba Polres Nias sudah bekerja secara benar dan sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujarnya.

Melihat objek laporan dari pelapor dimana SKCK untuk kepentingan pemilu dalam memenuhi syarat menjadi calon anggota legislatif sesuai amanat UU No 7 Tahun 2017 tentang pemilu.

Menimbang aturan umum Penerapan norma pidana dalam KUHP yang diatur dalam bab I KUHP dalam Pasal 63 ayat (2) KUHP yang mengatur secara tegas jika suatu perbuatan masuk dalam suatu aturan pidana yang umum, diatur pula dalam aturan pidana yang khusus, maka hanya yang khusus yang diterapkan.

Sehingga objek laporan terhadap Herman Jaya Harefa merupakan kewenangan Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang ada Kota Gunungsitoli (Kompetensi Abolut) berdasarkan asas hukum lex spesialist derogate lex generali.

“Menurut asas hukum lex posterior derogate legi priori, ketentuan tindak pidana pemalsuan Surat/ dokumen dalam kasus ini tidak dapat diterapkan Pasal 263 KUHPidana, tetapi yang berlaku adalah norma hukum yang sama menurut ketentuan Pasal 520 UU No.7 Tahun 2017 tentang pemilu,” ungkapnya.

Proses hukum yang sedang berlangsung saat ini terhadap kliennya di Polres Nias menurut dia adalah bentuk profesionalitas para penyidik Polres Nias dalam menanggapi setiap Laporan masyarakat sesuai standar operasional prosedur pelaksanaan penyidikan tindak pidana.

Untuk itu dia mengajak semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan saat ini, dan mengajak bersama sama membantu kepolisian resor Nias mewujudkan Keamanan dan ketertiban masyarakat.

Untuk diketahui, sesuai yang dilansir pada mediadunianews.com, penyidik Polres Nias telah menerbitkan surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) terkait dugaan pemalsuan SKCK Herman Jaya Harefa.

Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, S.Ik,MH melalui Ps Paur Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo membenarkan jika kasus pemalsuan SKCK Herman Jaya Harefa yang dilaporkan Lo,ozaro Zebua sudah masuk tahap penyidikan. Ps Paur Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo mengungkapkan bahwa setelah dilakukan proses penyelidikan, maka kasus tersebut dilanjutkan ke tahap penyidikan.

Dimana tempat kejadian perkara (TKP) adalah kantor Sat intelkam Polres Nias, sehingga sangat mudah untuk mengumpulkan bukti atau dokumen yang dipergunakan.*Inc-12