Ilustrasi. Foto Istimewa

Jakarta-Intainews.com:KPK mengingatkan para pejabat negara atau penyelenggara negara untuk menolak pemberian apapun terkait Hari Raya Idul Fitri. Menurut KPK pemberian parsel Lebaran termasuk gratifikasi.

“Pemberian parsel dari bawahan ke atasan, atau dari pihak vendor ke pejabat atau berdasarkan hubungan pekerjaan lain, dikategorikan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan tugas dan kewajiban,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah, dalam keterangannya, Senin (13/5).

Menurut Febri, parsel tersebut lebih baik disalurkan pada pihak-pihak yang lebih membutuhkan. “Seperti rumah yatim, panti asuhan, atau tempat-tempat lain yang lebih membutuhkan,” imbuh dia.

Ancamannya, pidana penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

“Barang gratifikasi yang dilaporkan masih berkisar pada parcel makanan, barang pecah belah, uang, pakaian, hingga voucher belanja dengan nilai terendah Rp 20 ribu sampai uang senilai Rp 15 juta,” ujar Febri Diansyah. *kpn