Ilustrasi. Istimewa

Sidimpuan-Intainews.com:Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Sy (30) melaporkan (mempolisikan) suaminya ke Polres Padangsidimpuan, setelah menurut pengakuan dirinya menjadi korban perlakuan kekerasan dan tindakan kasar dari suaminya sendiri.

Sy warga Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Wek III, Kecamatan Padangsidimpuan Utara melaporkan suaminya berinisial MMRS (28). Sehari-hari suaminya bekerja sebagai tenaga honorer di salah satu dinas pemerintah di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Dalam laporan dengan Nomor: LP/182/IV/2019/SU/PSP diduga melakukan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Menurut Kasatreskrim Polres Padangsidimpuan AKP Abdi Abdullah SH melalui Kanit PPA Aiptu Jamil Siregar, sebagaimana pengakuan pelapor, saat itu Sy menelpon suaminya dengan bertanya. “Lagi di mana abang.” Lalu dijawab suaminya lagi sibuk diluar, seraya mengeluarkan kata-kata kasar.

Setelah menelpon Sy pulang ke rumah bersama anak mereka. Ternyata suaminya sudah ada di rumah. Masih menurut Aiptu Jamil, selanjutnya suaminya menarik tangan istrinya sambil mengatakan, “sudahlah jangan lagi kita permasalahkan rumah tangga kita ini,” kata Jamil menirukan ucapan suaminya.

Seterusnya Sy mengatakan kepada suaminya supaya memberikan HP-nya kepada anaknya, “kasihan udah minta hp mu itu saja dia.” Mendengar itu suaminya marah menarik tas milik istrinya kemudian diduga memukul wajah istrinya berulang kali mengakibatkan wajahnya mengalami luka robek pada bagian hidung.

“Setelah kejadian tersebut, Sy berlari menyelamatkan diri langsung ke Polres Padangsidimpuan,” kata Jamil. Menindaklanjuti Laporan tersebut segera ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. *Inc-16-19.