Ilustrasi.Istimewa-2

Pasaman-Intainews.com:Calon Legislatif (Caleg) PKS berinisial AH di Pasaman Barat, Sumatera Barat, dilaporkan ke polisi karena diduga mencabuli anak kandungnya. Dalam laporan, korban ‘CA’ mengaku dicabuli ayah kandungnya sejak umur 3 tahun.

Korban yang saat ini berusia 17 tahun menceritakan kepada neneknya yang kemudian meneruskan laporan ke polisi. Pihak keluarga geram setelah mendengar cerita ‘CA’. “Iya, memang ada laporan yang masuk. Sedang dalam penyelidikan kita. Terlapor ini sudah diakui oleh korban. Berinisial ‘AH’ yang masih dalam proses pencarian,” kata Kapolres Pasaman Barat AKBP Iman Pribadi Santoso kepada wartawan, Rabu 13 Maret 2019.

Namun, ‘AH’ tak lagi berada di Sumatera Barat. Informasi yang didapat polisi ‘AH’ kabur. Iman mengakui  terlapor merupakan seorang yang kebetulan ikut dalam pemilihan legislatif (pileg). Kini polisi tengah menyelidiki, termasuk soal ada-tidaknya ancaman kepada korban.

“Kebetulan lagi nyaleg dia, caleg PKS. Baru dilaporkan dan masih kami lakukan penyelidikan,” kata Iman. Sementara PKS meminta KPU mencoret caleg tersebut dari Daftar Calon Tetap (DCT).”PKS melalui DPD/DPW Sumbar akan sampaikan surat resmi ke KPU, minta caleg tersebut dicoret dari DCT,” kata anggota Advokasi Hukum DPP PKS Zainudin Paru kepada wartawan, Rabu (13/3).