Tersanagka jual ekstasi (tengah)

Gunungsitoli-Intainews.com:Karena jual ekstasi, EL (24) janda muda asal Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara ditangkap Polisi. EL ditangkap ketika sedang bertransaksi dengan Polisi yang menyamar di salah satu tempat hiburan malam di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.

Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, S.Ik, MH yang ditemui di Mapolres Nias, Sabtu 23 Februari 2019 membenarkan jika personel Sat intel dibantu personel Sat narkoba Polres Nias ada menangkap seorang wanita berinisial EL.

Saat ditangkap, dari tangan EL yang berstatus sebagai janda dan berjualan kain di pasar Ya, ahowu, Kota Gunungsitoli ditemukan empat butir pil ekstasi. Polisi kembali menemukan 57 butir ketika menggeledah kediaman EL yang terletak di Gang Mesjid, Jalan Kartini, Gunungsitoli.

Selain 61 butir ekstasi, saat ditangkap Senin Februari 2019, Polisi juga menyita barang bukti uang tunai sebesar Rp 2 juta, tisu dan plastik pembungkus ekstasi untuk bertransaksi dan box tempat menyimpan ekstasi.

“Dari hasil interigasi kita, EL mengaku telah menggeluti bisnis haram ini sejak November 2018, dan mengaku membeli langsung ekstasi dari bandar di Medan, Sumatera Utara, dan menjual kepada pengunjung tempat hiburan malam untuk memperkaya diri, ” terangnya.

Atas perbuatannya EL dijerat pasal 114 ayat 1 dan 2 subsider pasal 112 ayat 1 dan 2 dari undang undang republik indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

Kapolres Nias juga mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan atau menjual narkotika, karena Polres Nias akan bertindak tegas membasmi peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Nias dan menjerat para pelaku dengan pasal berlapis. *In-12