Va ditahan. Foto Istimewa

Surabaya-Intainews.com:Kepolisian Daerah Jawa Timur resmi menahan tersangka UU ITE VA dalam kasus prostitusi online. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan, VA bakal ditahan selama 20 hari ke depan guna kelancaran proses pemeriksaan.

“Terhitung sejak tanggal 30 Januari 2019, VA yang kita panggil hari ini sebagai tersangka resmi kita lakukan penahanan sesuai dengan syarat objektif, yaitu ancaman hukuman yang bersangkutan di atas 5 tahun,” kata Barung di Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu 30 Januari 2019.

Syarat subjektif juga menjadi pertimbangan lain untuk penahanan VA. Di antaranya adalah tersangka menghilangkan barang bukti, melarikan diri dan mengulangi perbuatannya. “(Itu) terangkum (jelas) di dalam, nantinya di dalam surat perintah penahanan itu,” ujarnya. Barung menegaskan, penahanan VA ini merupakan kewenangan penyidik Dirkrimsus Polda Jatim tanpa intervensi dari pihak mana pun.

“Sudah dari awal saya sampaikan hak penyidik untuk melakukan penahanan. Ada dua hal yang kita garis bawahi bahwa ancaman hukuman di atas dari 5 tahun,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, VA terjerat Undang-Undang ITE Pasal 27 ayat 1 setelah terlibat dalam kasus prostitusi online. VA terancam hukuman 6 tahun penjara. *kpn