M Yusuf Siregar. Foto Istimewa

Medan-Intainews.com:Tiga tersangka anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) periode 2009-2014 dan 2014-2019 dalam kasus suap Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho ke penuntutan tahap 2 (segera disidang).

Dalam tahap dua penyidikan terhadap tiga tersangka telah selesai 29 Januari 2019 dan dilakukan penyerahan barang bukti. “Ketiga tersangka yang diserahkan yaitu EML (Enda Mora Lubis), MYS (M Yusuf Siregar) dan ABT (Abu Bokar Tambak),” kata Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah dalam siaran pers KPK, Selasa (29/1).
Mereka disangka menerima suap dari Gubernur Sumatra Utara kala itu, Gatot Pujo Nugroho.

Penerimaan suap antara Rp300 juta sampai Rp350 juta per orang. Menurut KPK, suap untuk 38 anggota DPRD Sumut itu terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut Tahun Anggaran 2012-2014 oleh DPRD Sumut dan Persetujuan Perubahan APBD Provinsi Sumut Tahun 2013-2014 oleh DPRD Sumut.

Dalam kasus ini, tambah Febri, sidang akan dilakukan di Pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat. Febri mengatakan unsur-unsur yang diperiksa antara lain, unsur pimpinan dan anggota DPRD Sumut, staf sekretariat DPRD Provinsi Sumut, pejabat, pensiunan.

Kemudian, PNS pada lingkungan Pemprov Sumut, antara lain Kepala Dinas Penataan Ruang dan Pemukiman Sumut, Kepala Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BakorluhP2K) Provinsi Sumatera Utara, Plt Direktur RS Haji Medan, Pemprov Sumut, dan wiraswasta/swasta lainnya. “Total sekurangnya 175 saksi telah diperiksa. Ketiga tersangka juga telah diperiksa sekurangnya sekali dalam kapasitas sebagai tersangka,” terang Febri. *Inc-04