Vanessa Abgel. Foto Istimewa

Jakarta-Intainews.com:Sebagaimana dijelaskan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, bahwa Vanessa Angel bisa menjadi tersangka dalam kasus ini prostitusi online, kalau yang bersangkutan aktif, atau menjadikan layanan seks berbayar ini sebagai pekerjaan utama.

“Selain wajib lapor, Vanessa Angel juga menjalani pemeriksaan tambahan. Kalau ini (prostitusi) menjadi pekerjaan utama VA maka dia bisa saja menjadi tersangka,” ujar Barung.

Sementara Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur, Komisaris Besar Akhmad Yusep Gunawan, mengatakan berdasarkan pemeriksaan digital forensik Vanessa Angel diduga terlibat dalam jaringan prostitusi online.

Sebelumnya polisi telah merilis hasil pemeriksaan terbaru terhadap artis FTV tersebut. Berdasarkan data digital forensik, tercatat ada sembilan transaksi prostitusi online yang melibatkan Vannessa Angel. Transaksi itu difasilitasi enam muncikari.

“Peran VA dalam hal ini sebagai penyedia,” ujar Akhmad Yusep di Surabaya, Senin, 14 Januari 2019. Temuan tersebut, kata dia, akan dijadikan dasar penyidik untuk menentukan status Vannesa Angel selanjutnya. Ditanya apakah ke depannya status Vannesa akan ditingkatkan jadi tersangka, Akhmad meminta menunggu hasil penyelidikan.

Sejauh ini polisi baru menetapkan dua muncikari Sis dan Tan sebagai tersangka. Vanessa Angel diperiksa untuk kedua kalinya setelah Sabtu pekan lalu dirinya diciduk di sebuah hotel di Surabaya bersama seorang pengusaha yang disebut polisi berinisial R.

Artis Vanessa Angel, yang terlibat kasus dugaan prostitusi online di Surabaya beberapa waktu lalu, menjalani pemeriksaan tambahan selama sembilan jam. “Ya tadi saya udah diperiksa, selebihnya saya serahkan ke penyidik, dan selebihnya menyerahkan ke kuasa hukum saya. Terima kasih, mohon doanya ya, mohon doanya, makasih ya,” ujar artis Vanessa Angel.

Sampai saat ini Vanessa masih berstatus saksi korban kasus prostitusi online. Namun, tidak menutup kemungkinan, status ini berubah jika ada bukti lain yang mengindikasikan keterlibatan VA dalam bisnis haram ini. * tps-tsc