Kisaran-Intainews.com:Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu, S.I.K., M.H. saat menggelar temu pers di Mapolres Asahan Jumat 7 Desember 2018 mengatakan, 6 peristiwa pembakaran yang terjadi dalam 2 bulan terakhir di wilayah Hukum Polsek Pulau Raja telah berhasil diungkap oleh Tim Sat Reskrim Polres Asahan dan Polsek Pulau Raja (foto).

“Hasil interogasi sementara pelaku merupakan ‘alkoholic’ atau peminum minuman keras jenis tuak, sehingga memicu untuk melakukan tindak pidana. Namun kami masih mendalami dan jika diperlukan kita akan membawa tersangka ke Polda Sumut untuk diperiksa kejiwaannya,” jelas Faisal didampingi Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja dan Kapolsek Pulau Raja Iptu Rianto.

Diketahui, petugas Satuan Reskrim Polres Asahan dan Polsek Pulau Raja membekuk seorang pelaku pembakaran satu unit rumah di Dusun 3 Desa Aek Loba Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan Selasa (4/12).

Sebelumnya petugas Polsek Pulo Raja menerima informasi dari Kepala Desa Aek Loba, rumah warga bernama Anto Tarigan dibakar oleh orang tidak dikenal. Petugas Kepolisian Polsek Pulau Raja dan Polres Asahan kemudian mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi mata.

Dari keterangan beberapa orang warga, pelaku diduga berinisial LMF. Petugas kemudian melakukan pengejaran dan menangkap pelaku saat sedang berada di warung tuak di Dusun 1 Desa Pulau Rakyat Tua Kecamatan Pulau Rakyat Kabupaten Asahan.

Saat dimintai keterangan, pelaku mengakui perbuatannya membakar rumah milik Anto Tarigan. Pelaku juga mengakui pernah membakar warung tuak milik Ronni Rumapea di Dusun 3 Desa Aek Loba Kecamatan Aek Kuasan, membakar 3 unit mobil di Dusun 1 Desa Aek Loba Afdeling 1 Kecamatan Aek Kuasan serta membakar 1 unit mobil di Dusun 2 Desa Aek Loba Afdeling 1 Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan. Sejumlah 6 peristiwa pembakaran dilakukannya dalam 2 bulan terakhir.

Kepada wartawan tersangka mengatakan tidak memiliki masalah dengan pemilik rumah dan mobil. “Enggak ada masalah aku sama pemilik rumah atau pun pemilik mobil itu bang. Kubakar gitu aja rumah dan mobil-mobil itu,” jelas LHT kepada wartawan.

Menurut keterangan, lanjut Faisal, tersangka pelaku merupakan residivis kasus narkoba tahun 2012 tersebut melakukan perbuatannya seorang diri dan dalam keadaan mabuk. Pelaku juga pernah merasa sakit hati karena permintaannya untuk menambah minuman tuak tidak dipenuhi oleh pemilik warung.

“Saat ini tersangka masih menjalani proses pemeriksaan di Polres Asahan. Tersangka dijerat dengan Pasal 188 Junto Pasal 187 Kitab Undang Undang Hukum Pidana,” tukas Faisal.*Inc-10