Taufik Kurniawan. Foto Istimewa

Jakarta-Intainews.com:Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta tidak berhenti pada Taufik Kurniawan dalam mengusut kasus suap DAK Kabupaten Kebumen tahun 2016. Melainkan juga ke petinggi-petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) yang lain.

“KPK yang sudah menahan Taufik mesti lebih teliti lagi menelisik kemungkinan bahwa uang hasil korupsi itu mengalir ke partai dan tokoh-tokoh partai. Tidak terkecuali Amien Rais yang dalam beberapa kasus namanya juga sempat disebut,” jelas Direktur Setara Institute Hendardi kepada wartawan, Senin 5 November 2018.

Hal itu didasari sikap Amien Rais terhadap KPK atas kasus yang menjerat Taufik. Menurut Hendardi, tindakan Amien Rais menyebabkan beberapa kader PAN resah. “Alih-alih membantu Taufik, tindakan Amien Rais yang mempertontonkan lebih sebagai ‘preman’ politik mendatangi dan menggertak KPK malah bakal menyulitkan posisi Taufik di KPK,” katanya.

Semestinya, sebagai tokoh yang mengerti hukum, Amien Rais justru membawa dan menemani Taufik memenuhi panggilan KPK yang ketika itu sampai dua kali mangkir. “Bukan malah bersikap arogan dan mengintervensi KPK. Bahkan melakukan tuduhan terhadap ketua KPK sebagai telah menjungkirbalikkan keadilan,” ujar Hendardi.

Dia menambahkan, dalam beberapa kesempatan, Amien Rais menuding KPK telah melakukan tebang pilih dalam memberantas korupsi. Pernyataan itu dilontarkan ketika banyak kader PAN baik di daerah maupun pusat yang diciduk KPK. “Amien Rais beranggapan seolah-olah Taufik pasti benar dan KPK pasti keliru,” imbuh Hendardi.

Sementara Wakil Ketua KPK Laode M Syarif bahkan menyebut pihaknya tidak menutup kemungkinan akan melakukan pemeriksaan terhadap kolega Taufik di parlemen. “Tentunya kalau mencukupi semua alat bukti, kita akan lanjutkan ke sana,” ujar Laode di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Senin 5 November 2018.

Meski begitu, Laode enggan berasumsi siapa saja dari parlemen yang akan diperiksa dalam kasus Taufik. “Untuk sementara yang di Kebumen itu sampai yang terjaring sekarang aja dulu,” demikian Laode. Taufik Kurniawan ditahan KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap pengelolaan DAK Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Wakil ketua umum PAN ini diduga menerima komitmen fee lima persen dari Bupati Kebumen, Muhamad Fuad Yahya untuk meloloskan DAK Kebumen yang berasal dari APBN-P 2016. Komitmen fee lima persen tersebut akan diambil dari total Rp 100 miliar anggaran yang diajukan. *Rmc