Ahmad Dhani. Foto Istimewa

Jakarta-Intainews.com:Setelah Ahmad Dhani jadi tersangka di kasus ujaran kebencian di Polda Jawa Timur, kini musisi ini melaporkan seorang pria bernama Edi Firmanto (EF) ke Bareskrim terkait tuduhan persekusi.

Pelaporan ini buntut dari aksi penghadangan deklarasi 2019 Ganti Presiden di Surabaya yang juga menyeret Dhani menjadi tersangka. “Laporan sudah kita laporkan dan sukses ini diterima dengan baik dan ini pelaporan dari saya,” kata Dhani kepada wartawan di kantor Bareskrim Polri, gedung KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat 19 Oktober 2018.

Dhani mengatakan EF merupakan seorang caleg dari Partai NasDem. Menurut Dhani, EF tidak takut dilaporkan karena posisi NasDem yang dekat dengan Kejaksaan.

Pelaporan Dhani ke Bareskrim itu tertuang pada Nomor Polisi LP/B/1337/X/2018/BARESKRIM tanggal 19 Oktober 2018. Dhani menuduh Edi melanggar Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan junto UU Pasal 18 UU No 9/1998 tentang Kebebasan Berpendapat di Muka Umum.

Selain melaporkan dugaan persekusi, Dhani menyebut akan ada pelaporan-pelaporan serupa dari rekan-rekannya yang berada di Jawa Timur. EF disebut Dhani juga melaporkannya terkait pencemaran nama baik ke Polda Jawa Timur. Akibat dari pelaporan itu, diketahui status Dhani menjadi tersangka.

Diketahui, pada 18 Oktober 2018 Dhani menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik. Polda Jawa Timur mengumumkan penetapan tersangka atas Dhani ini setelah polisi memeriksa lewat ahli bahasa dan saksi-saksi. *Dtc