Mahaswa unjuk rasa di depan gedung Kejatisu

Medan-Intainews.com:Baru menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), Fachruddin SH MH mendapat tantangan untuk prioritaskan pengusutan dugaan korupsi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Drs UP.

Tantangan itu disampaikan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Daerah Gerakan Mahasiswa Padang Lawas Utara (PD GAM Paluta) saat menggelar demo di Kantor Kejatisu Jalan AH Nasution, Medan, Kamis 11 Oktober 2018) siang.

PD GAM Paluta menuntut pemeriksaan Kadisdik Paluta, Drs UP dan pihak kontraktor terkait dugaan korupsi Pengadaan mobiler di Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara (Disdik Paluta) tahun 2017 senilai Rp3 miliar, segera dilakukan.

“Kami meminta, Kajatisu yang baru, bapak Fachruddin agar mengusut dan memanggil Kadisdik Paluta, Drs UP, PPK berinisial J dan pihak kontraktor. Kadisdik Paluta, PPK diduga bersekongkol dengan kontraktor untuk pengadaan mobiler bernilai Rp3 miliar,” sebut koordinator aksi PD GAM Paluta, M Saiidal Siregar.

Dikatakannya, Disdik Paluta telah menganggarkan untuk pengadaan mobiler seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk tahun 2017 senilai Rp3 miliar. Namun, diduga telah terjadi KKN dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran tersebut.
Kajatisu, Fachruddin melalui Kasubsi Penkum/Humas Kejatisu, Yosgernold Tarigan mengapresiasi tuntutan dan laporan dari PD GAM Paluta untuk pengusutan dugaan korupsi Disdik Paluta.

“Kita akan melakukan penyelidikan. Dan diminta PD GAM Paluta menyerahkan bukti dugaan korupsi Kadisdik Paluta, Drs UP, Bendahara, PPK dan perusahaan pemenang tender,”sebut Yosgernold. *Inc-04