Tatan Dirsan Atmaja. Foto Istimewa

Medan-Intainews.com:Kepolisian Daerah Sumatra Utara (Poldasu) memerintahkan Kapolres Labuhanbatu untuk melakukan penyelidikan terkait kematian Suheri alias Eri Lantong (43), warga Lingkungan Paindoan, Kelurahan Rantauprapat, Labuhanbatu, Sumut, Sabtu (6/10).

Penyelidikan itu untuk mencari data dan keterangan penyebab ayah 4 anak itu tewas setelah 3 jam ditangkap pihak personel Satres Narkoba Polres Labuhanbatu.

“Penyelidikan, apakah kematian korban disebabkan penyakit atau kesalahan prosedur dalam penangkapan,” kata Kabid Humas Poldasu Kombes Tatan Dirsan Atmaja ketika dikonfirmasi, Senin 8 Oktober 2018. Kata Tatan, pihak Poldasu masih menunggu keterangan resmi dari pihak Polres Labuhanbatu. “Kita menunggu laporan Kapolres,” imbuhnya.

Suheri alias Eri Lantong (43) ditangkap personel Satnarkoba Polres Labuhanbatu pada Jumat malam (5/10/). Tiga jam kemudian, Sabtu (6/10), sekira pukul 01.30 WIB, korban sudah meninggal. Pihak keluarga pun mempertanyakan penyebab kematian ayah dari 4 anak tersebut.

Menurut abang kandung korban,Ramlan, didampingi Sopian dalam konferensi pers di kediamannya di Jalan Paindoan, Rantauprapat, Labuhanbatu, Sabtu (6/10), jika korban memang bersalah seharusnya dihukum sesuai dengan proses hukum berlaku. Bukan diperlakukan kasar.

Ditambahkannya, pada sekujur tubuh korban ditemukan memar dan lebam. Dia menduga korban mendapat perlakuan kasar. Pihak keluarga korban, tambah Ramlan, sedang melakukan musyawarah untuk mencari keadilan hukum terhadap kematian adiknya. “Kita akan bermusyawarah dengan keluarga,” katanya. *Inc-05