Kondisi punggung jenazah korban. Foto Istimewa

Rantauprapat-Intainews.com:Suheri alias Eri Lantong (43) meninggal dunia setelah tiga jam dijemput personel Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, Sabtu 6 Oktober 2018 sekira pukul 01.30 WIB.

Pada punggung jenazah korban mengalami lebam pasca penangkapannya di lingkungan Paindoan, Kelurahan Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Korban ketika itu ditangkap bersama rekannya berinisial Gun diduga terlibat peredaran narkoba jenis sabu-sabu.

Informasi dikumpulkan Intainews.com Minggu 7 Oktober 2018, korban ketika digelandang ke Mapolres Labuhanbatu dalam kondisi sehat. “Dia sebelumnya sehat. Dia juga sempat makan miso di warungku,” ungkap seorang warga.

Namun, sekira 01.30 WIB, keluarga korban menerima kabar duka. Suheri ayah 4 anak ini, telah meninggal dunia. Kemudian disusul beredar foto-foto korban yang mengalami lebam pada bagian punggung dan bahu kiri korban membiru. Saat jasad korban dimandikan sebelum dikebumikan menjadi perhatian warga dan mengabadikan kondisi tubuh korban.

Kepala Satuan (Kasat) Resnarkoba Polres Labuhanbatu AKP I Kadek Heri Cahyadi ketika dikonfirmasi Wartawan Sabtu (6/10) di ruang kerjanya membenarkan pihaknya ada menangkap 2 warga Paindoan tersangka dalam kasus Narkoba, namun satu diantaranya meninggal dunia.

Direktur RSUD Rantauprapat Safril Harahap didampingi Humas Doni P Simamora membenarkanjenazah  korban diantar ke instalasi kamar mayat sekira pukul 02.00 WIB dini hari.

Pihaknya tidak menjelaskan kondisi korban ketika sampai ke RSUD milik Pemkab Labuhanbatu itu. Tidak dilakukan visum et repertum. “Keluarga korban tidak meminta dilakukan visum,” ujar Doni. Jenazah korban dianatar ke rumah duka di jalan Paindoan Rantauprapat dengan mobil jenazah RSUD Rantauprapat. *Inc-05