Penasehat KMN Komisariat UPMI, Zaman K Mendrofa

Medan-Intainews.com:Kesatuan Mahasiswa Nias (KMN) Komisariat Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI), mengutuk keras penganiayaan terhadap Alumninya, Tini Lase.

Informasi dihimpun Intainews.com, Senin 17 September 2018, pernyataan sikap tersebut disampaikan Penasehat KMN Komisariat UPMI, Zaman K Mendrofa menjawab wartawan seputar peristiwa penganiayaan yang dialami Tini Lase.

Tini Lase Alumni Fakultas Administrasi UPMI mendapat penganiayaan di warung nasi tempatnya bekerja, Jalan Semarang Medan hingga harus dirawat di rumah sakit pada Selasa 11 September 2018. Zaman sangat mengutuk tindakan kekerasan dan penganiayaan tersebut.

“Kita mengutuk kearogansian Yha (53) yang melemparkan gelas kepada alumni kita,” tegas Zaman. Apa yang dilakukan Yha terhadap Tini merupakan tindakan yang sangat tidak terpuji bahkan cenderung menyepelekan harkat dan martabat sesorang.

“Saya minta Polisi benar-benar memberlakukan azas persamaan di hadapan hukum supaya masyarakat percaya kepada aparat penegak hukum,” tukas Zaman sembari meminta seluruh elemen masyarakat Nias untuk menahan diri dan mempecayakan kasus ini kepada pihak berwenang.

Karena, ungkap Zaman, dirinya meyakini pihak Kepolisian, dalam hal ini Polsek Medan Kota yang menangani kasus tersebut cukup profesional.
“Polsek Medan Kota telah menangkap pelaku dan menahannya. Ini bukti dari keprofesionalan pihak Kepolisian dalam menagani kasus ini,” tandasnya.

Awal kejadian bermula ketika pelaku (Yha) datang ke warung nasi tempat korban bekerja dan memesan sejumlah nasi bungkus, sebagaimana keterangan Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani SIK.

Karena warung sedang ramai pembeli, korban pun cukup lama menyelesaikan pesanan nasi pelaku. Akan tetapi, karena merasa pesanannya tidak kunjung selesai, pelaku pun memutuskan untuk membatalkan pesanannya.

Korban langsung menyebut, pesanan sudah hampir selesai. Pelaku tak peduli sehingga terjadi cekcok. Warga setempat melerai, namun korban sudah roboh tidak sadarkan diri karena mengalami luka, dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Setelah dirawat, korban melaporkan kasus tersebut ke Polsek Medan Kota. Sejauh ini kita masih menangani kasus tersebut. Sedangkan pelakunya sudah diamankan,” sebu Revi.

Pelaku sudah diamankan, ditahanan di Mapolsek Medan Kota. “Pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHPidana dengan ancaman 5 Tahun Penjara,” tandas Kompol Revi Nurvelani SIK. *Inc-03