Nias Selatan-Intainews.com:Polsek Lolowau berhasil menggagalkan peredaran tuak suling (tuo nifaro) di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara Selasa 28 Agustus 2018 (foto). Sebanyak 140 liter tuak suling disita personel Polsek Lolowau dari masyarakat pada operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar di pekan desa Lolowau, Kecamatan Lolowau, Nias Selatan.

Ketika dihubungi Intainews.com, Selasa 28 Agustus 2018 Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F Napitupulu,S.Ik,MH membenarkan jika personel Polsek Lolowau mengamankan empat jeriken tuak suling. Tuak suling tersebut disita dari mobil Daihatsu Avanza yang dikendarai Sahari Ndruru alias Ama Fandel (36) warga Desa Orahili Huruna, Kecamatan Onohazumba, Kabupaten Nias Selatan.

Mobil dengan nomor Polisi BK 1468 QC diperiksa personel Polsek Lolowau saat melintas di jalan pekan Desa Lolowau Kecamatan Lolowau Kabupaten Nias Selatan. “Karena muatan mobil dicurigai, personel kita melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan dan barang barang bawaan,” terang Kapolres Nias Selatan.

Setelah diperiksa, ditemukan sebanyak empat jeriken tuak suling,diperkirakan jumlahnya sebanyak berisi 140 liter. Tuak suling serta mobil dan supir kemudian diamankan ke Polsek Lolowau untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari Sahari Ndruru alias Ama Fandel, diketahui jika dia disuruh Ama Senyawa untuk mengantar tuak suling tersebut kepada Ama Pirel di Kecamatan Teluk Dalam dengan upah Rp 100 ribu. *Inc-12