Dandim 0110 Abdya, Letkol Czi M Ridha Has saat memberi keterangan Pers diruang rapat kodim.foto/ist.

Abdya-Intainews.com : Komando Distrik Militer (Kodim) 0110 Abdya Membantah atas tudingan terkait adanya Oknum TNI yang mengamcam pemilik lahan sawit di Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Senin (27/04/2020)

Dandim 0110 Abdya, Letkol Czi M Ridha Has, ST, MT saat konferensi Pers di Aula Rapat Makodim Abdya, membantah terkait adanya dugaan Oknum TNI dan anggotanya mengancam penembakan terhadap pemilik lahan sawit di desa Lama Tuha Kecamatan Kuala Batee.

Dandim Abdya mengungkapkan “berkaitan dengan serobot lahan itu sebenarnya uda diselesaikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat dan mereka sudah turun kelokasi yang berada di Gampong (desa) Lama Tuha Kecamatan Kuala Batee, kita menunggu saja hasilnya, apapun hasil rekomendasi dari DPRK Abdya dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) kita akan ikuti.” Paparnya

“Silahkan nanti awak Media menyaksikan bersama pemberitaan yang selama ini beredar harus kita luruskan bersama-sama jangan ada kontrofersi karena yang tau permasalahan adalah kita di Abdya.”

Terkait adanya ancaman penembakan itu Dandim Ridha mengatakan “harus ada bukti jangan cuma disebutkan saja. kapan terjadinya, hari dan jam berapa, menggunakan senjata dan amunisi apa, jangan cuma katanya ada tembakan, tembakan 30 kali, kemuadian 10 kali terahir itu sudah 2 kali yang benarnya yang mana ini.” sebut Dandim

Kemudian harus ada saksinya siapa yang melihat harus jelas itu, apakah dia trauma kemudian yang disakiti ini apakah dia ada lahan, itu harus dicek semua” Sambung Dandim Ridha

“Saya minta masyarakat lah yang mau berkoordinasi dengan kita kemudian menyampaikan informasi atau masalah, bukan orang lain yang mengatasnamakan kelompok ini kelompok itu, kalau ada sengketa atau masalah laporkan kesaya bukan ke orang lain.” Tegas Dandim

Selanjutnya, kita akan melaporkan ulang kejadian ini, ini sudah menyangkut instutit TNI, jika mengenai saya sendiri tidak apa-apa, ini sudah menyangkut marwah kita sebagai Prajurit, kita seharus nya membantu masyarakat, bukan menyulitkan masyarakat apa lagi sampai menyusahkan dan menyakiti masyarakat.” Pungkas nya

Sementara itu M.Nasir Keuchik Gampong (Desa) Lama Tuha Kecamatan Kuala bate juga mengatakan “tidak ada laporan warga bahwa adanya penembakan dari oknum TNI dilahan, yang ada turun dan melapor ke kita dari pihak Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) pada hari meugang tapi kalau dari pihak Lembaga Bantuan Hukum Advokasi dan Keadilan Aceh (LBH AKA) itu hingga saat ini belum ada laporannya ke kita.” Singkatnya.Inc-MS

Dandim 0110 Abdya, Letkol Czi M Ridha Has saat memberi keterangan Pers diruang rapat kodim