Gunawan Benyamin

Medan-Intainews.com:Pelaku pasar tengah mencermati kebijakan suku bunga acuan The Fed serta rilis data pertumbuhan ekonomi AS yang diprediksikan akan mengalami penurunan. Kinerja pasar keuangan akan bergerak dua arah, kecenderungannya menurun.

Terlebih jika AS-China tidak mendapatkan kata sepakat. Pelaku pasar juga tengah mencermati langkah pemerintah Inggris dalam menentukan arah kebijakan ekonomi ke depan atau dikenal dengan Brenxit.

“Selain itu, pelaku pasar juga terus mencermati perkembangan ekonomi India yang lagi-lagi menjadi kabar buruk bagi mereka,” kata pengamat ekonomi, Gunawan Benyamin kepada Intainews.com di Medan, Jumat 1 November 2019.

Dia menyebutkan kondisi ekonomi India saat ini tengah berada dalam tekanan, di mana India membutuhkan lebih banyak dagang dengan mitranya yang lain.
Sementara itu mata uang rupiah pada perdagangan hari ini katanya menguat di kisaran level 14.030 per US Dolar.

Kebijakan penurunan suku bunga acuan The Fed nantinya bisa membuat kinerja US Dolar melemah terhadap sejumlah mata uang lainnya.*Inc-bay