Ilustrasi.Bank Sumut, melayani konsumen,Foto Istimewa

Medan- Intainews.com:Sampai akhir September 2019, OJK menerima layanan konsumen [LK] 279.111 yang terdiri dari 44.189 layanan penerimaan informasi [laporan], 230.533 layanan pemberian informasi [pertanyaan] dan 4.389 layanan pengaduan.

Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi Perlindungan Konsumen Tirta Segara mengatakan melalui Humas OJK Wilayah Sumbagut dari jumlah pengaduan tersebut, tingkat penyelesaian layanan secara akumulatif yang dilakukan OJK adalah sebesar 98,04%.

Tingginya tingkat penyelesaian pengaduan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen untuk menggunakan produk dan jasa keuangan. “Sehingga dengan adanya layanan pengaduan konsumen ini maka kami terus tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi,” kata Tirta Segara.

Maupun edukasi, lanjutnya, dimana kita telah melakukan kegiatan Sinergi Aksi Bulan Inklusi Keuangan yang diharapkan akan semakin memperkuat komitmen dan dukungan dari seluruh stakeholders untuk meningkatkan inklusi keuangan dengan memantapkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan jasa keuangan.

“Serta membuka akses keuangan untuk sektor perbankan, Pasar Modal, perasuransian, lembaga pembiayaan, pergadaian, Dana Pensiun dan Fintech,”ungkapnya , Selasa 15 Oktober 2019.

Untuk meningkatkan perlindungan terhadap hak-hak konsumen, khususnya di era
digitalisasi yang semakin canggih dan kompleks, OJK juga terus meningkatkan upaya pelayanan konsumen melalui Kontak OJK 157. Sejak 2013, OJK memberikan tiga jenis layanan terkait dengan produk dan layanan di sektor keuangan.

Ketiga layanan itu adalah, penerimaan informasi [laporan], layanan pemberian informasi [pertanyaan] dan layanan penanganan pengaduan. Permintaan layanannya kepada OJK dapat dilakukan dengan menghubungi Kontak OJK, melalui surat, email, faksimili, hingga media digital seperti aplikasi WhatsApp, sosial media dan mobile application. *Inc-04