Medan-Intainews.com:Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi kembali meninjau Pasar Marelan di Jalan Marelan Raya, Pasar V, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan (foto), Kamis (25/1/2018). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pasar berlantai dua dan memiliki lahan seluas sekitar hatu hektar tersebut telah siap untuk menampung para pedagang, yang direncanakan Pasaar Marelan dioperasikan Februari 2018.

Peninjauan dilakukan Walikota dan Wakil Walikota Ir Akhyar Nasution didampingi Asisten Umum Ikhwan Habibi Daulay, Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya beserta sejumlah pimpinan Perangkat Daerah (PD) terkait di lingkungan Pemko Medan. Kehadiran Wali Kota mendapat apresiasi dari para pedagang.

Untuk fisik bangunan, Pasar Marelan ini sebenanrnya sudah rampung. Para pekerja tinggal menyelesaikan finishing seperti pemasangan keramik di lantai satu dan pembuatan meja beton untuk lapak pedagang berjualan beserta sekat. Walikota berharap finishing itu secepatnya selesai dilakukan sehingga pengoperasian Pasar Marelan dapat dilakukan bulan depan.

Selanjutnya Walikota minta agar halaman dan sekeliling Pasar Marelan dilengkapi dengan lampu penerangan. Di samping itu pasar juga harus memiliki tempat sampah dan saluran pembuangan air yang baik. “Tempat sampah dan saluran pembuangan air itu saya minta dibuat di halaman belakang pasar,” kata Walikota.

Walikota minta kepada Dirut PD Pasar agar memprioritaskan pedagang lama untuk mendapatkan stand, meja maupun kios yang ada di Pasar Marelan tersebut. Berdasarkan data yang dimiliki Walikota, tercatat ada sekitar 791 pedagang yang selama ini berjualan di seputaran pasar marelan.

Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya mengamini harapan Walikota tersebut. Sebab, Pasar Marelan yang baru selesai dibangun ini memiliki 800 unit stand, meja dan kios. Pasar itu akan menampung seluruh pedagang yang selama ini berjualan di pasar lama, seputaran Jalan Marelan Raya, Jalan Kapten Rahmad Budin dan Jalan M Basri.

“Jumlah pedagang yang kita data seluruhnya 791 orang, sedangkan stand, meja dan kios yang kita miliki sebanyak 800 unit. Berarti kita masih memiliki sisa 9 unit lagi. Setelah pengoperasian pasar ini dilakukan, kita tidak akan memperkenankan para pedagang berjualan di pinggir jalan maupun lokasi-lokasi yang selama ini dijadikan lapak untuk berjualan!” tegas Rusdi.Inc-03