Medan-Intainews.com:PT Pegadaian (Persero) selama ini hanya menerima agunan gadai harta bergerak, namun sejak menjelang akhir tahun lalu, Pegadaian menerima gadai sertifikat tanah dan bangunan. Demikian kata Kepala Kanwil PT Pegadaian (Persero) Medan Hakim Setiawan (foto).

Sejak dioperasionalkan aktif tiga bulan lalu sudah terealisasi kredit gadai sertifikat tanah dan bangunan (rahn tasjily) sebesar Rp10 miliar di Banda Aceh, Medan dan Rantauprapat. “Produk baru gadai sertifikat tanah dan bangunan ini membuat Pegadaian makin leluasa mengembangkan usaha sampai ke daerah-daerah seperti petani bisa menggadaikan sertifikat sawahnya,” katanya, Jumat 15 Maret 2019.

Dikatakannya, dalam lima tahun ke depan, Pegadaian ditargetkan menjadi Lembaga Pembiayaan berbasis digital dan terbesar. “Sedangkan target outstanding loan (OSL) Kanwil Medan tahun 2019 sebanyak Rp 3,391 triliun, meningkat 16 persen dibanding Desember 2018 sebesar Rp 2,960 triliun,” ungkap Hakim. Produk lainnya yang juga banyak peminatnya yakni Umroh kerjasama dengan Travel yang terdaftar dan legal. *Inc-03