H.Soekirman bersama Sekdakab, HM. Faisal Asrimy dan para Asisten serta Staf Ahli jajaran Pemkab Sergai mengikuti Teleconference di Posko Terpadu.foto/Ist.

Sergai-Ibtainews.com : Terkait perkembangan penanggulangan Covid -19 diwilayah Serdang Bedagai Bupati Sergai Ir.H.Soekirman didampingi Sekdakab HM.Faisal Asrimy, MAP, dan seluruh OPD yang tergabung Gugus Tugas Senin (11/5) gelar video conference Di Posko Gugus Tugas Rumah Dinas Bupati Serdang Bedagai Kecamatan Sei Rampah.

Video conference yang di-ikuti seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Camat dan Seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Sergai Bupati Ir.H.Soekirman menyampaikan bahwa saat ini kondisi warga Sergai yang terdata ODP sebanyak 774 orang.

Saat ini 755 Orang sudah selesai masa pengawasan, sementara PDP 32 orang dan 23 diantaranya sudah selesai masa pengawasan.

Dari 9 Orang PDP, 4 Orang meninggal dunia dan yang terakhir AJAS seorang laki laki usia 26 warga Jakarta yang pulang kampung untuk berobat di Dolok Masihul pada tanggal 6 Mei 2020 telah meninggal dunia di RS Adam Malik Medan, telah dikebumikan di Pemakaman Covid 19 Simalingkar.

“Saat ini kita telah melakukan Rapid Test dan Swab Test terhadap keluarga dan pihak medis yang menangani saat pertama si pasien dan mereka telah menjalani isolasi untuk sementara ini” Sebut Soekirman

Bupati Sergai juga menghimbau kepada warga yang ada diluar daerah tidak mudik dulu (pulang kampung) untuk memutuskan mata rantai terhadap perkembangan Covid-19.

Bagi warga yang memaksakan mudik kami akan melakukan test, karena telah telah dirikan beberapa posko untuk mengawas orang datang dari luar Sergai dan melakukan karantina serta lakukan test kesehatan terlebih dahulu dengan alat rapid test.

Sampai saat ini petugas kurang alat pendeteksi suhu tubuh (rapit test), dengan keterbatasan alat kami mengharap kepada Pemvropsu dapat menambah peralatan agar dapat melakukan upaya secara maksimal.

“Sampai saat ini perkembangan situasi dan kondisi masyarakat Sergai masih kondusif dan terkendali namun dengan begitu tidak membuat kita lengah, suasana kepanikan perlu kita hindari karena itu sebagian dari penyakit, ketenangan perlu dijaga karena itu separuh dari obat,”Sebut Soekirman dalam tenu Pers.

Soekirnan juga melaporkan saat ini Pemkab Sergai telah melakukan upaya refocusing dan realokasikan anggaran sesuai arahan menteri keuangan dengan mengalokasikan dana penanggulangan tahap 1 sebesar 15 milyar.

“Kami berharap juga Pemvropsu memberikan dana tambahan selain bantuan Keluarga Harapan PKH ,bantuan sosial lain yang butuhkan masyarakat Sergai saat ini,” ujar Soekirman.

Soekirman juga berpesan kepada seluruh Camat dan para Kepala Desa untuk dapat menyalurkan bantuan sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS yang sudah disingkronkan baik itu bantuan Non Tunai dan bantuan langsungTunai agar tepat sasaran.Inc-DAS