Terilhat pengunjung Pasar Horas Jaya saat membuka kran Ball Tank yang kering.foto/doc-Inc.

Siantar-Intainews.com : Ball Tank Cuci Tangan Pasa Horas Kering, Pengunjung nilai Pemko Siantar beri peluang penyebaran Corona Virus berkembang, Ball Tank yang ada di Pusat Pasar Horas hanya sebagai pajangan.

Pasar adalah tempat yang paling ramai di kunjungi baik pasar tradisionil maupun pusat pasar modren terlebih saat ini menjelang lebaran, harus jadi perhatian khusus Pemerintah Kota Siantar.

Kering air di Ball Tank di Pusat Pasar Tradisionil Horas Jaya, pengunjung menilai Pemerintah Kota Siantar melalui Tim Gugus Depan Penengulangan dan Pencegahan belum maksimal dan lalai dengan tugas pokok untuk memutus mata rante penyebaran Corona Virus (Covid-19).

Menurut Jukir Pasar Horas dan tukang service Jam tangan yang berdampingan dengan Ball Tank yang rutin melihat pengunjung memutar kran Ball Tank airnya gak mengalir , ” sudah satu minggu kering, tiap kali pengunjung mau cuci tangan merasa kecewa, sabunnya pun gak ada”ujarnya, Senin (18/5/2020).

Salah seorang pengunjung bermarga Purba menanggapi kering air dalan Ball Tank, seharus Pemerintah harus tanggap dan secepat mengisi ball tank, karena ini tempat banyak orang berintraksi apa lagi mendekati hari H Idul Fitri.

“Pengunjung semakin meningkat, seharusnya upaya pencegahan baik melalui himbauan maupun serana untuk memutus mata rante Corona Virus harus stand bay di Pusat Pasar, Ball Tank air untuk mencuci jangan sampai kering,”ujarnya.

Pantauan Intainews.com, Pedagang dan pengunjung pusat Pasar Horas Jaya berintraksi seperti hari hari biasa, bedanya pengunjung yang datang terlihat memakai masker, artinya warga mulai sadar bahaya Corona Virus.Inc-01.