No.68

Ternyata sesuatu yang dilakukan dengan halal lebih nikmat. Lalu Zuliana mencoba hilang dari Pak Bon. Benarkah dirinya akan bisa lepas dari cengkraman Pak Bon?

Intainews.com:CANDA, tawa, senda gurau lalu tidur bersama menikmati kelezatan cinta, membuat Zuliana menjadi sangat takut berpisah dengan suaminya yang sederhana dan baik. Begitu pula dirasakan Ustadz Daham hidup bersama Zuliana belum sebulan lamanya, merasakan hidup yang indah, membuat dia menghormati, menghargai dan menyayangi istrinya. Semua yang baik dilakukan suaminya untuk dirinya itu bisa dirasakan oleh Zuliana. Inilah yang membuat rumahtangga mereka  sama-sama tidak mau rusak oleh apa pun. Bisakah?

Perbuatan buruk yang dilakukannya dengan Pak Bon, apabila sampai kepada suaminya, bisakah suami yang baik hati  menerima istri yang pernah berzina dengan lelaki lain? Wanita ini sulit menjawabnya. Tidak, pastilah suaminya tidak akan menerimanya. Ana sungguh sangat menyesal dirinya terjebak ke dalam lubang maksiat diseret Pak Bon. Kenapa Ustadz Daham baru sekarang ini datang kepadanya. Kalau sebelumnya dia bertemu dengan Daham, tidaklah sampai dirinya kotor.

Zuliana masih ingat ketika pertama kali diajak melancong ke tempat wisata, lalu terpaksa menginap di hotel karena jalan longsor. Pak Bon atasan di kantor tempat ia bekerja sudah dianggap seperti ayahnya, karena ayah sudah meninggal dunia saat dirinya masih balita. Sebagai lelaki yang sudah dianggap seorang ayah, tanganya mengelus apa saja yang dimauinya dari tubuh Zuliana. Sekalipun berulang-ulang Ana menyebut jangan, tetap saja dia mendorong keinginannya. Zuliana mengakui saat pertama kali melakukan zina dikepung rasa takut.

Namun hari-hari berikutnya saat ada waktu bersama, menjadi terbiasa berzina hingga lima tahun lamanya. Selanjutnya di hati Zuliana menjadi pasrah, dizinahi berharap mendapat uang dan harta. Rutin berzina, rutin juga menerima uang dari Pak Bon dengan gampang. Setelah dijodohkan dengan Ustadz Daham Ana merasa perkawinan untuk menutupi kebusukan jalan hidupnya. Ketika Ana pamit untuk menikah dengan seorang laki-laki, Pak Bon setuju dan member banyak uang, dengan catatan tidak boleh berhubungan badan dengan suami, buatlah alasan apapun dan hubungna jalan terus. Ana setuju itu hanya untuk dirinya bisa lepas dari cengkraman Pak Bon.

Ternyata sesuatu yang dilakukan dengan halal lebih nikmat. Lalu Zuliana mencoba hilang dari Pak Bon. Benarkah dirinya akan bisa lepas dari cengkraman Pak Bon? Entahlah. *Bersambung