Plt Bupati Andi Suhaimi menerima sekapur sirih seulas pinang dari penari Melayu yang menjemput tamu terhormat

Rantauprapat-Intainews.com:Tari Pesta Panen Etnis Simalungun, Karo, Mandailing dan Dairi yang dikemas para penari Sanggar Tari Permata Labuhanbatu memeriahkan Malam Pentas Seni & Budaya Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara digelar Kamis 28 Maret 2019 malam di Open Stage Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU).

Selain Tari Pesta Panen juga ditampilkan Tari Gotong royong lewat Tarian etnis Melayu, etnis Minang, Tionghoa, Aceh serta tarian ritual oleh etnis Toba, Nias, Sunda dan jawa. Tarian seni budaya tersebut mendapat sambutan hangat dari para pengunjung.

Suasana menjadi lebih meriah saat Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe, Sekdakab Ahmad Muflih, SH, MM dan Kadisporabudpar Ade Huzaini melantunkan suara merdunya di atas open stage. Ibu-ibu pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu dengan seragam kuningnya juga melantunkan lagu memeriahkan Pentas Seni dan budaya tersebut.

Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe mengatakan, budaya tidak pernah hilang dari Kabupaten Labuhanbatu, karena budaya melekat dan hadir terus dalam kehidupan manusia. “Sudah sewajarnya kita melestarikan budaya yang ada di Kabupaten Labuhanbatu terdiri dari 12 etnis. “Marilah sama-sama kita jaga budaya maupun adat istiadat yang ada di Labuhanbatu,” tukasnya.

Sementara, Gubernur Sumatera Utara dalam pidato tertulisnya dibacakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara Dr Ir Hidayati, M.Si mengatakan, Kita berkumpul untuk mempererat tali persaudaraan sebagai anak bangsa dan juga untuk mempertahankan serta mengembangkan seni dan budaya yang ada di Sumatera utara. *Inc-05