Cerpen Amor Cleopatra Oktaviani
H. A. N. Y. A  D. I. A

Intainews.com:HAII, namaku Ratu Azahra. Yaps, aku biasa di panggil Ratu. Umurku 15 tahun, and sebentar lagi umurku bertambah menjadi 16 tahun. Aku adalah anak tunggal, tapi anak tunggal yang sama sekali tidak manja, ya knp? Karena mereka mengajarkanku untuk tidak manja. Dan menyuruh ku untuk mandiri, kalian pasti beranggapan kalau mama, sama papa ku selalu ada di sampingku.

Tapi, nyatanya enggak. Papa yang selalu sibuk dengan pekerjaannya, tapi kadang meluangkan waktu untuk keluarga. Sedangkan mama, mama juga sibuk dengan pekerjaannya tapi, mama selalu mau mendengarkan cerita ku. Yaps, aku dan mama selalu menyempatkan waktu untuk bercerita tentang hal yang kami jalani, ya sekedar cerita.

Dan tiba saatnya aku mulai bercerita tentang cinta ya cinta….. mama sempat terkejut ketika aku bercerita tentang itu, tapi mama, semakin bersemangat menceritakan kisah cintannya. Akhirnya kami saling bercerita.

Keesokan harinya….

Aku sekolah seperti biasa, oh iya aku sekolah di SMA Harapan Jaya, Jakarta. Di sekolah mungkin biasa saja. Iya seperti halnya sekolah pada umumnya, aku selalu bercerita dengan teman sebangku ku, jika ada waktu kosong. Kalau ditanya seneng gak sih sekolah?. Aku bakal jawab ya, kenapa?. Karena di sekolah aku gak pernah ngerasain yang namanya kesepian.

Di sekolah temen-temen ku selalu menyenangkan, mereka selalu membuat ku tertawa, entah dengan cara melakukan hal- hal yang aneh atau bahkan dengan lelucon mereka. Setiap hari aku gak pernah namannya enggak tertawa, kami selalu tertawa bersama. Mereka pula yang membuat kelas menjadi ramai.

Lusa depan adalah ulang tahun ku. Yaps, ulang tahun aku pas di hari Sabtu, ya hari buat yang pacaran bisa ketemuan/ ngedate. Tapi aku jomblo…
Aku punya sahabat namanya Wira, ya Wira Pratama. Dia adalah anak dari temen mamaku. Mamanya dan mamaku sudah berteman sejak lama. Jadi aku sama Wira temenan, aku sering cerita, bercandaq, main sama Wira. Wira selalu membuatku happy, ketika aku lagi kesel. Wira juga yang selalu membuatku happy dan gak kesel lagi.

Wira bukan orang satu-satunya yang aku jadikan sahabat. Aku juga punya beberapa temen lain namanya Olive, Rayhan, Noval. Mereka adalah temen aku di sekitar rumah. Rumah mereka enggak jauh dari rumah ku, rumah wira dengan rumah ku juga tidak jauh. Kami ber-5 selalu ngumpul dan bercerita di taman. Tentang apa pun itu.

Sore harinya….

Aku, Wira, Olive, Rayhan, Noval. Kami ngumpul seperti biasa, bercerita tentang hal yg terjadi pada hari itu. Saling tukar cerita gitu…
“ Ratu lo kenapa?”, kata Wira, melihat ke arah aku.

“ Emm, enggak papa kok.”, kataku, sambil memainkan ponselnya.
“ Ratu, Ratu lo itu gak bisa bohong dari gua, gua tau semua tentang lo. Lo kenapa bilang, biasanya juga lo cerita ke gua”, kata Wira sambil berdiri di hadapanku.

“ Hemm, gua pengen deh ada orang yang ngasih gua kado sama surat, atau suratnya aja juga gak papa kok. Tapi siapa?”. Kataku, sambil melihat Wira yang berdiri di hadapannya.

“ Hahaha, jadi lo mikirin itu, ya ampun ngapain di pikirin” kata Wira, sambil tertawa

“ Ih Wir, ini ultah gua yang ke-16, gua pengen kali dapet surat”kata Ratu

“ Makannya lo jangan jomblo” kata Wira yang menggodaku.

“Halah, kayak lo enggak aja. Lo kan jomblo juga.”

“ Ya udah lah, gak usah di pikirin enjoy aja,” kata Wira, yang mau menghibur aku

“ Hem,…” sambil kulihat ponselnya lagi.

“Senyum dong, masa sedih aja. kan udh mau ulang tahun” kata Wira, sambil mengambil ponselku.

Akhirnya aku pun tersenyum, karena Wira menunjukkan Video lucu yang ada di instagram ke padaku. Wira emang selalu tau cara menyenangkan hati aku.

Hari Sabtu pun tiba…..

Pagi ini semua orang yang ada di kelas ku tidak hentinya happy birthday Ratu atau hbd Ratu. Semua teman- teman di kelas ku saling menghibur, dan sekali-kali mereka menjahiliku. Dengan cara apa pun.

Akhirnya bel pulang sekolah pun berbunyi, aku pulang ke rumah naik taksi. Di dalam taksi aku mendapat Line dari Wira , dia memberitahu bahwa dia akan keluar kota, and semua temen- temen ku juga pada pergi.

Jadi aku gak bisa ngerayain ulang tahun ku bersama mereka. Demi apa pun siang itu aku kesel sama temen-temen ku, termasuk Wira. Sampai di rumah aku menemukan surat kecil, di dalamnya ada selembar kertas yang bertuliskan.

Di dalam hati aku terus marah dan kesel….kenapa harus di hari ulang Tahun aku dia pergi…Rasannya semua mendadak jadi Sibuk hari itu mama ku yang sedang sibuk mengurus pekerjaannya, and my dad yang keluar negeri.

Malam harinya…..

Malam itu aku benar-benar berdiam diri di kamar sambil main ponsel. Ditambah dengerin lagu. Wira pun mengirimi pesan lewat Line, yang menyuruh ku untuk makan keju. Ya dia memang tau kalau aku lagi kesel, marah, atau bahkan badmood. Aku selalu makan keju. Akhirnya aku mencoba untuk ke kulkas yang ada di dapur, untuk mencari keju. Ternyata stock keju di kulkas ku sudah habis mau gak mau aku harus beli keju di supermarket depan komplek.

Di perjalanan menuju supermarket aku seperti melihat seorang cowok duduk di bangku taman yang sering kududuki bersama Wira firasat aku mengatakan bahwa cowok itu adalah Wira, tapi di satu sisi lain aku ragu. Akhirnya aku mencoba memastikannya.

Dan ternyata….

Iya cowok itu adalah Wira, dia kemudian menyapaku.
“ Haii Ratu, udah beli kejunya,” kata Wira senyum dan langsung berdiri di hadapanku.

“ Lo bilang lo pergi keluar kota, kenapa lo bisa ada di sini?’’ membuat Ratu, bingung

“Oohh jadi lo mau gua pergi?. Oke gua pergi” kata Wira. Sambil berbalik badan.

“ Wira, tunggu lo mau ninggalin gua sendirian, di sini?”

“ Ya elah ini rame kali,” kata Wira

“ Yaudah sana kalo lo mau ninggalin gua,” kataku ketus dan langsung duduk di bangku taman itu.

“ Gitu aja marah, ini nih keju buat lo. Lo makan gih biar gak marah-marah lagi,” kata Wira sambil menyodorkan keju kepadaku.

Ratu pun mengambil keju itu dan mengucapkan terima kasih, kemudian Wira duduk di sebelah Ratu. Lalu mereka bercerita…

Tak lama mereka duduk, kemudian Olive, Rayhan, Noval datang mereka membawa kue tart red velvet yang di pegang oleh Rayhan. Olive dan Noval pun menyanyikan lagu Happy Birthday ya…. malam itu adalah malam kejutan yang direncanakan oleh Wira.

Akhirnya mereka menikmati kue tart tersebut, sambil bercerita dan bercanda bersama. Jam sudah menunjukkan jam 21.00 wib yang mengharuskan mereka pulang. Sebelum pulang Wira, Olive, Rayhan, dan Noval memberi kado buat aku.

Dan mereka pulang ke rumah masing-masing…..

Di kamar, aku membuka kado dari Olive yang berisikan selimut. Kemudian, membuka kado dari Rayhan berisikan sebuah bando imut, lalu aku membuka kado dari Noval yang berisikan case handphone yang bertuliskan nama Ratu.

Lalu aku membuka kado dari Wira, karena kado dia yang paling besar di natar kado Olive, Rayhan, dan Noval. Aku terkejut melihat kado yang di kasih Wira, Wira memberikanku jam tangan, di jam tangan tersebut ada selembar kertas kecil yang bertuliskan makna dari jam tangan tersebut.

Lalu ia memberikan sepatu dan jaket yang masing- masing dia beri makna. Di kotak kado paling akhir ia melihat ada amplop, dan yaps itu sebuah surat yang Wira tulis buat ku…

Surat itu berisi tentang perjalan persahabatan aku dan Wira, dan sedikit perasaan yang ada di hati Wira. Semua ia tuliskan didalam surat itu. Jujur aku sedikit terkagum melihat dia seperti itu. Yaps hanya dia Wira yang bisa membuat aku Happy jika ada dia di sisi ku.