Tantawi Panggabean
USAILAH

Mungkinkah gelora emosi dapat terbendung,
jika ketamakan, kerakusan
masih merasuk kedigjayaan di atas segalanya
bila Ruh jiwa selaras hati kenapa benak
selalu menggerogoti dalam haus tiada henti

Cobalah padamkan api dalam sekam.
buang rasa iri dengki yang bersemayam
di sela hati pupuk kebersamaan sesama
mahluk ciptaan Tuhan tiada beda warna darah,
merah lugas dan pasti secara pelan-pelan
asa menuntun nuju kedamaian
jika kesadaran menjelma nanti

Usailah sudah pertikaian, peperangan bumi
juga ingin kenyamanan untuk ciptakan alam dan
kedamaian, keharmonisan, persaudaraan

Kemanusiaan bak senandung simpony kecapi kayu
di antara senar jemari lentik pemetiknya
indah di relung rinduku akan damai pertikaian
pupus lenyap ditelan halimun malam

Wujudkan rasa ingin sadar dalam diri sanubari,
kita saudara, kita manusia kita hidup di alam,
jangan saling bantai salah menyalahkan
buang engkar tumbuhkan kecintaan di hati
Usailah…usailah…usailah…usailah…