Teater Rumah Mata Medan dalam proses latihan

Medan-Intainews.com:Teater Rumah Mata Medan, pimpinan Agus Susilo, terpilih untuk mewakili Sumatera Utara (Sumut) tampil di Pekan Teater Nasional 2018 yang akan berlangsung di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta.

Pekan Teater Nasional 2018 yang berlangsung mulai 6-14 Oktober 2018, merupakan kerja sama program Direktorat Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta (Jakarta Arts Council). Kali ini Pekan Teater Nasional mengambil judul “Sihir Teater Indonesia”.

Agus Susilo mengatakan Jumat 14 September 2018, ada 16 grup yang terpilih dari 15 provinsi. Grup teater itu antara lain, Language Teater-Gedungan, Sumenep, (Madura) Komunitas Berkat Yakin, (Lampung). Sandiwara Petapuang (Makasar), Teater Sakata (Padang Panjang-Sumbar), Teater Ghanta (Jakarta). Komunitas Polelea (Sigi, Sulawesi Tengah).

Teater Selembayung (Pekanbaru), Teater Bel (Bandung), Teater Akar (Tegal), Teater Yupa (Samarinda), Teater Sirat (Surakarta), Komunitas Akarpohon Mataram dan Laboratorium Sfnlabs (Lombok, NTB), Teater Rumah Mata (Medan, Sumatra Utara). Nara Teater (Lewolema, Flores Timur, NTT). Teater Tobong (Surabaya, Jawa Timur). Kala Teater (Makasar).

“Teater Rumah Mata akan mementaskan Teater Artefak ‘Repro-Diksi Tanda’ karya Agus Susilo. Sesuai jadwal nantinya kami mentas pada 13 Oktober 2018, pukul 16.00 WIB,” terang Agus.

Sebelum dipentaskan di Pekan Teater Nasional 2018, “Repro-Diksi Tanda” sudah lebih dulu terjadwal akan dipentaskan di Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) dalam perhelatan “Pekan Peradaban 2018”.

“Di TBSU nanti kami main selama 6 hari dari 18-23 September 2018. Selama 6 hari itu kami mentas sebanyak 10 kali. Jadi rata-rata sehari mentas 2 kali, sore dan malam,” urai Agus.

Diakui Agus, kesempatan untuk tampil di Pekan Teater Nasional 2018 ini merupakan momen untuk membawa Teater Rumah Mata ke panggung yang lebih luas. *Mdc