Abrasi hancurkan rumah warga.foto/Ist.

Abdya-Intainews.com : Hujan lebat disertai angin kencang melanda Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) khususnya warga yang tinggal di pinggir pantai gampong Palak Kerambil, Panjang Baru dan Kedai Susoh, tergerus air laut, Rabu (20/5/2020).

Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Barat Daya (Abdya) Amiruddin mengatakan, abrasi yang terjadi menjelang hari raya Idul Fitri tahun ini merupakan abrasi paling parah dari tahun-tahun sebelumnya.

“Cuaca ekstrem dan juga gelombang pasang merusak rumah penduduk, hantaman ombak besar juga menggulung tanaman milik warga, seperti pohon kelapa dan pohon lainnya, yang mengakibatkan pohon-pohon dimaksud tumbang dan diseret arus ombak ke lautan,”sebutnya.

Selain itu abrasi juga menghantam beberapa tempat wisata di pantai jilbab Kecamatan Susoh, sejumlah bot nelayan yang sedang dalam pembuatan di sepanjang pantai gampong Palak Kerembil dan Panjang Baru juga terancam rusak terseret ombak.

Sehingga, sejumlah pemilik bot dibantu warga memindahkan bot-bot GT tersebut menggunakan alat berat ketempat yang lebih aman.

Sementara, Zon Friday (34) warga gampong Kedai Susoh, menyebutkan, ini abrasi yang terganas setelah tiga tahun terahir.

“Caffe tempat usaha dan juga rumah kami tinggal yang dipantai jilbab saat ini sudah setengah hancur akibat abrasi, jadi untuk sementara waktu kami pindah kerumah orang tua dulu sambil menunggu bencana ini berahir.” pungkasnya.Inc-Mf.